Dengan gulungan benang-benang kata, kita 'kan merajut makna.

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Januari 2020

Meskipun Kita Terpisah



Jarak memisah raga
Waktu memisah jiwa
Tak bisa terhitung jarak yang memisah
Tak bisa terhisab waktu yang terlewat

Namun ini memang takdir-Nya
Memisah kita sebagai coba
Agar tak ada keraguan
Atas semua takdir indah-Nya

Di sini aku berdiri
Di tempat lain dirimu jua
Menatap langit berbintang yang sama
Menetra rembulan indah yang sama
Mengindra mentari yang sama

Bersujud di bumi yang sama
Menghadap kibat yang sama
Bermunajat hanya pada-Nya
Meminta serta berharap juga pada-Nya

Namun, dalam benak masih ada tanya
Siapakah dirimu?

***
Salatiga, 17 Januari 2020

Share:

Selasa, 14 Januari 2020

Tentang Rintangan Hidup


Dalam menjalani hidup, kita sering lupa
Bahwa;
Tak selamanya jalan yang ditempuh akan mudah
Tak selamanya usaha yang dilakukan akan berhasil
Tak selamanya apa yang diperjuangkan bisa didapatkan

Akan senantiasa ada rintangan,
Yang melemahkan langkah
Yang menyurutkan semangat juang
Yang berbisik, "Lebih baik kamu berhenti"

Tapi bukan begitu langkah orang hebat
Orang hebat akan selalu maju
Menghadapi segala rintangan hidup
Yang menghalangi langkah berjuang

Menerobosnya, bukan memutar langkah kembali
Menerjangnya, bukan terdiam dan terpaku
Menghadapinya, buka lari dengan hina diri

Kita adalah orang-orang hebat
Yang tak akan menyerah pada rintangan
Yang tak akan menyerah pada kesulitan
Yang tak akan menyerah pada halangan

Rintangan ada untuk dihadapi dan ditaklukkan
Bukan untuk menjadi hal menakutkan
Yang membuatmu berhenti berjuang

***
Salatiga, 14 Januari 2020
Share:

Rabu, 08 Januari 2020

Tentang Sebuah Keberhasilan



Setiap orang selalu berharap dalam usahanya;
Supaya segala perjuangannya berhasil
Supaya segala pengorbanannya tak sia-sia
Supaya segala yang dilakukannya berujung manis

Namun terkadang, dia mendapati;
Bahwa perjuangan tidaklah mudah
Bahwa pengorbanan begitu berat
Bahwa rintangan begitu sulit

Namun orang hebat akan selalu berusaha
Akan selalu bersungguh-sungguh
Akan selalu bersabar dalam kesulitan

Rintangan tak akan menghentikan usahanya
Cobaan tak akan membuatnya menyerah

Karena keberhasilan akan datang
Pada orang-orang yang tak kenal putus asa
Pada orang-orang yang tak mudah menyerah

Pada hakikatnya, keberhasilan adalah buah dari kerja keras

***

Salatiga, 09 Januari 2020
Share:

Tentang Kemampuanmu


Setiap orang pasti punya impian
Yang ingin dia wujudkan
Dengan apapun usaha yang bisa diberikan
Merealisasikan sebuah harapan

Namun terkadang langkah terhenti
Melihat kemampuan diri
Yang hanya tak seberapa
Namun tetap tak mau putus asa

Kemampuan setiap orang berbeda
Namun tetap punya potensi sama
Mewujudkan apa yang dicita
Tak ada yang tak bisa

Setiap orang lahir ke dunia
Tanpa membawa apa-apa
Dibekalilah oleh-Nya;
Pendengaran, pengelihatan, hati nurani

Dari sanalah kemampuan berkembang
Seiring apa yang sering dilakukan
Jangan menyerah, janganlah bimbang
Dirimu punya kemampuan

***

Salatiga, 09 Januari 2020

Share:

Senin, 06 Januari 2020

Tentang Sebuah Masalah


Tak ada seorangpun luput dari masalah
Di manapun berada
Kapanpun waktunya
Bagaimanapun keadaannya

Yang berbeda;
Cara menghadapinya
Cara menyelesaikannya
Cara mengatasinya

Jangan jatuh tersungkur saat berhadapan dengannya
Karena sungguh;
Masalah akan membuatmu dewasa
Masalah akan membuatmu kuat
Masalah akan menaikkan levelmu

Jika ia ada di hadapanmu,
Hadapi!
Terjang!
Selesaikan semua
Hingga masalah itu akan berputus asa mengganggumu

***
Salatiga, 6 Januari 2020
Share:

Sabtu, 04 Januari 2020

Tentang Sebuah Senyuman


Setiap orang, menghadapi hal yang berbeda dalam hidupnya;
Susah, senang, bahagia, kecewa,
Gurat wajah juga berbeda menggambarkan semuanya

Namun ada sebuah guratan tanda bahagia; senyuman
Membahagiakan yang tersenyum
Menyejukkan yang memandang
Menenangkan yang ada di sekeliling

Senyuman; gerakan mudah yang menghangatkan jiwa
Membawa kebahagiaan bagi semua orang
Hingga bernilai sedekah dalam agama

Jika kita senantiasa tersenyum,
Akan nyamanlah hidup kita
Hadapi semua rintangan hidup
Akan terasa ringan dirasa

Mari sering tersenyum,
Untuk berbagai kebahagiaan

***

Salatiga, 5 Januari 2020
Share:

Minggu, 29 Desember 2019

Tentang Langkahmu


Setiap orang punya jalannya sendiri
Setiap orang punya jalannya sendiri
Setiap orang punya langkah yang harus ditempuhnya
Setiap orang punya tujuan yang ingin dicapainya

Namun apa yang terpenting
Adalah bagaimana kita menjalani langkah itu

Ada yang berhenti saat baru satu langkah
Ada yang berhenti saat di tengah jalan
Ada yang berhenti saat sudah hampir sampai tujuan
Namun tetap ada orang yang terus melangkah sampai berhasil

Semua itu, tergantung seberapa besar semangat yang menyala
Dalam setiap diri mereka yang melangkah

Langkahmu pastilah berat
Langkahmu pastilah sulit
Langkahmu pastilah penuh rintangan
Namun semuanya akan terbayar tuntas,
Saat tujuanmu telah tercapai

Terus berjuang!
Terus melangkah!
Hingga hilang rasa letihmu
Lalu kaucapai apa yang kautuju

Salatiga, 30 Desember 2019
Share:

Tentang Perjuanganmu


Dalam setiap fase kehidupan
Akan selalu ada banyak rintangan
Yang menghalangi jalan yang kauperjuangkan
Merintangi hingga sulit dijalani

Namun bukanlah dirimu jika kauberhenti
Dirimu adalah orang yang hebat
Meskipun badai dan hujan lebat
Akan kaulewati semua rintangan dengan penuh semangat

Perjuangan memang sungguh berat
Namun tak ada hasil yang manis,
Jika jalanan yang dilalui tiada terhambat

Dirimu mungkin akan berhenti suatu ketika,
Namun bukanlah untuk menyerah
Tapi agar bisa melesat lebih jauh

Jangan menyerah karena sedikit ucapan orang
Yang menyangsikan alasan dirimu berjuang
Hidupmu adalah apa yang kauperjuangkan
Meski tak sesuai apa yang orang inginkan

Salatiga, 30 Desember 2019
Share:

Tentang Sebuah Kesabaran


Mungkin, dalam setiap apa yang menimpa diri,
kita berucap;
Aku akan bersabar
Aku akan tabah menerima semua ini
Aku rela dengan apa yang terjadi

Namun tak jarang, beberapa saat kemudian,
Ketika keadaan tak kunjung berubah
Diri meratap sedih
Memaki nasib yang tak kunjung membaik

Tanpa sadar, berubahlah apa yang diikrar semula
Tapi diri berkilah;
Sabar itu ada batasnya
Tak bisa selamanya aku bersabar
Tak semua dari kalian merasa apa yang kurasa

Mari sejenak kita memahami
Bahwa sesungguhnya sabar;
Ialah ketika lisan tak berucap, "Aku telah sabar"
Hakikatnya, sabar itu ketika;
Kita terima apa yang telah Allah gariskan
Dengan penuh keikhlasan

Salatiga, 29 Desember 2019
Share:

Selasa, 24 Desember 2019

Tentang Sebuah Kegagalan



Seringkali dalam beberapa usaha yang dilakukan,
Kita jatuh tersungkur,
Menghadaplah wajah pada satu kata; kegagalan
Dalam hati, gumam berteriak;
Aku sudah berusaha
Aku sudah mengerahkan semua kemampuan
Aku sudah mengorbankan segalanya

Namun mengapa aku gagal?
Mengapa aku tak bisa seperti yang lain?
Mengapa semua usahaku sia-sia?

Bukankah banyak yang berkata,
Bahwa;
Hasil tak akan mengkhianati usaha
Keberhasilan adalah buah kesungguhan
Masa depan itu ada bagi orang yang mau berusaha

Namun mengapa?

Mungkinkah ada yang salah?

Sebuah titik dalam kalbu berkata;
Mungkin niat yang kauucap tak sesuai
Mungkin azam yang yang terikrar tak baik
Mungkin ada gerak hati yang tak selaras

Mari tengok ke dalam kalbu
"Sudah benarkah niat dan tujuan kita?"

***
Salatiga, 25 Desember 2019

Share:

Minggu, 22 Desember 2019

Tentang Sebuah Cita-cita


Dahulu, saat Kau masih kecil, 
Seringkali Dirimu menjawab saat orang bertanya tentang cita-cita; 
Aku ingin jadi Dokter
Aku ingin jadi Polisi
Aku ingin jadi Tentara
Aku ingin jadi Presiden

Tetapi, saat tumbuh menjadi besar
Semuanya berubah dengan cepat
Tak ada lagi ucapan yang dulu; 
Aku ingin jadi Dokter, Polisi, Tentara, atau Presiden. 

Yang ada hanya ucap; Aku hanya ingin cepat selesai sekolah. 
Hari-hari yang berlalu dibiarkan begitu saja; tanpa menyiapkan masa depan. 

Saat hari kelulusan kauberkata; Aku tak tahu hendak ke mana setelah ini
Hari-harimu habis dengan tanya yang sama; Apa yang akan kulakukan setelah ini. 

Penyesalan saat tak bersungguh-sungguh saat sekolah dulu selalu menghantui
Hingga akhirnya dirimu bertanya; Bagaimana dengan cita-citaku dulu? 

Kauberdalih, itu hanya angan saat kecil
Itu hanya jawaban dari anak yang masih polos
Itu hanya angin lalu

Semakin lama kauberdalih, makin insyaflah diri
Bahwa jika semua kaupersiapkan sedari dulu
Mungkin cita-citamu sudah terwujud 

***
Jakarta, 23 Desember 2019
Share:

Sabtu, 21 Desember 2019

Tentang Apa yang Hilang dan Pergi


Saat kita menggenggam sesuatu,
Diri akan berujar;
Ini milikku
Ini kepunyaanku
Ini akan selalu ada di sisiku

Pun ketika ada seseorang dekat
Diri juga berujar;
Dia milikku
Dia tercipta untukku
Tak ada yang boleh mengambilnya dariku

Tanpa sadar, kita lupa pada suatu hakikat;
Bahwasanya semua yang ada adalah milik-Nya
Bahwa semua yang ada akan kembali pada-Nya

Saat tangan terbuka melepaskan yang ada dalam genggaman,
Kita memaknainya sebagai kehilangan,
Kita mengartikannya sebagai kesedihan

Namun kita tak menyadari;
Bisa jadi, tangan yang terbuka
Telah disiapkan oleh-Nya
Untuk kita gunakan menerima
Sesuatu yang lebih baik dari yang hilang
Sesuatu yang lebih baik dari yang pergi

***
Jakarta, 22 Desember 2019
~Ahmad Yusuf Abdurrohman

Share:

Pengunjung Blog

GoresanPena Kehidupan. Diberdayakan oleh Blogger.

Tentang Penulis

Foto saya
Aku bukan sesiapa. Hanya segores nama biasa. Mencoba 'tuk suratkan makna.

Pengikut